Monday, July 16, 2018

Totalitas Pelayanan Bank Bag Generasi Milenial


Teknologi banyak membawa perubahan dalam bermacam-macam aspek kehidupan masyarakat, termasuk yang terkait dengan kesibukan perbankan. Kalangan generasi milenial dan yang lebih muda sudah tak lagi menikmati bila harus datang ke kantor cabang bank hanya demi membuka akun tabungan baru dan sebagainya. Oleh sebab itu, industry perbankan mau tak mau harus melaksanakan transformasi dan berinovasi produk. Alternatifnya menggandeng perusahaan rintisan (start up) di bidang teknologi keuangan (financial technology). Masing-masing bank berpacu dalam ranah digitalisasi perbankan bila tak mau tergilas zaman yang dinamis ini.

Sekedar contoh, Tahun 2016 PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Tbk mengoptimalkan bisnis financial technology (fintech) dengan meluncurkan dua produk layanan keuangan berbasis digital merupakan BTPN Wow untuk kalangan menengah bawah dan Jenius untuk menengah atas. Untuk dapat melayani nasabah generasi milenial penyedia jasa keuangan harus paham kemauan pengguna jasanya yang semakin menuntut kemudahan dalam bertransaksi. BTPN mengorek modal Rp500 miliar untuk mengoptimalkan fintech-nya.


Tidak mau tertinggal Bank Bukopin juga bertekad untuk bertransformasi menjadi salah satu pemain dalam dunia fintech di Tanah Air. “Awalnya Fintech dianggap sebagai lawan industry perbankan konvensional, kini bukan lagi lawan justru perbankan konvensional harus berkolaborasi dengan fintech untuk memberikan solusi inovatif untuk generasi milenial” Tahun ini bank Bukopin akan meluncurkan produk fintech yang akan menawarkan solusi atas dilema dan keperluan konsumen, seperti layanan keuangan yang lebih personal, gampang diterapkan atau user friendly.

Pihak bank berpandangan digital banking sudah menjadi kewajiban bagi bank bila tak mau ditinggalkan nasabahnya. Konsumen/nasabah sudah terbiasa untuk melaksanakan kesibukan mereka sehari-hari melewati digital, mulai dari bersosialisasi, belanja, pesan makanan, pesan taksi, beli karcis sampai reservasi hotel. Dengan layanan digital, nasabah dapat seketika menikmati layanan digital melainkan hal ini belum tentu memberikan keuntungan secara finansial secara seketika bagi perusahaan/bank.

“Sulit bagi bank terus membebankan tarif admin apalagi nasabah milenial benar-benar price sensitive, mereka maunya tersedia melewati digital, melainkan free. Untuk mendapatkan keuntungan secara finansial melewati layanan digital, bank harus dapat mencari sisi lain kecuali tarif administrasi umpamanya melewati cross sell product lain yang sesuai dengan keperluan nasabah.”

Di era digital ini, bank harus bertransformasi bila masih mau dilirik generasi muda. Memang membutuhkan modal tak sedikit untuk menyiapkan produk khusus bagi generasi milenial.

Thursday, July 12, 2018

Bisikan Boros yang Harus Dilawan


Ada suatu waktu dikala Anda sudah berniat untuk menjalankan penghematan supaya keuangan Anda konsisten stabil hingga satu bulan ke depan, namun banyak bisikan yang mengajak Anda untuk membelanjakan uang Anda pada barang-barang yang belum tentu Anda butuhkan. Untuk itu kami sudah merangkum sebagian metode untuk melawan bisikan-bisikan pemborosan hal yang demikian. Simak ulasannya berikut ini.

1. Tapi ini sedang diskon

Banyak sekali bentuk bisikan seperti ini, semisal "harganya betul-betul murah", "hanya 100.000 rupiah", atau "penawaran yang betul-betul menggiurkan". Warung-hal hal yang demikian tanpa Anda sadari menjerumuskan Anda pada jurang pemborosan. Sedangkan-warung atau penjual sudah mempelajari selama bertahun-tahun dan salah satu metode terbaik untuk menarik perhatian pembeli ialah dengan mencoret harga yang tertera pada label harga dan menulis harga baru yang lebih rendah daripada harga awalnya. Memang butuh 'hati baja' untuk dapat tahan dari godaan seperti itu, namun Anda semestinya melatihnya sendiri untuk mengesampingkan tawaran hal yang demikian entah seberapa besar diskon yang diberikan. Warung yang dapat Anda pertimbangkan ialah: Apakah Anda benar-benar membutuhkannya, dan apakah harga yang ditawarkan cocok dengan anggaran Anda. Semua sudah harganya sudah dipotong, bukan berarti Anda sudah menjalankan penghematan.


2. Tapi saya sudah berprofesi keras

Kita semua berprofesi keras (kecuali Anda ialah orang yang lahir dari orang tua yang betul-betul kaya raya). Tapi orang berprofesi keras untuk menerima uang. Akan namun hal hal yang demikian bukan berarti Anda semestinya mengaplikasikan semua uang hasil kerja keras Anda untuk menikmati hidup. "Sangat berprofesi keras" bukanlah alasan untuk dapat membeli sesuatu. Pada kenyataannya, pendapatan Anda tak akan secara otomatis bertambah dengan proporsional cocok dengan kerja keras yang Anda lakukan.

3. Tapi sejenak lagi saya dapat bonus

Bisikan semacam ini lebih licik dari pada poin nomor 2. Di dalam alasan seperti ini terkandung janji bahwa Anda akan mempunyai uang lebih dari entah itu komisi, bonus, kenaikan gaji, atau pun gaji pertama. Tapi masuk akal bukan? Hampir semua orang pasti pernah mengalaminya atau akan mengalaminya. Warung buruk dari membelanjakan uang yang belum ada ialah Anda membelanjakan uang yang 'belum' Anda dapatkan. Pada kenyataannya, Anda hidup di dunia yang penuh ketidakpastian dan semua hal dapat saja terjadi. Jadi, lebih bagus jangan membeli apapun hingga uang hal yang demikian mendarat di rekening Anda.  dikala itu tiba, secara teknis Anda sama saja tak mempunyai uang hal yang demikian.

4. Tapi orang lain juga berbelanja

Mungkin sebagian dari Anda mempunyai teman yang 'suka latah' atau yang umumnya turut-ikutan atau mungkin sifat itu ada pada diri Anda sendiri. Warung hal yang demikian berlaku juga dikala seseorang membeli sesuatu dan teman atau Anda turut-turut membeli barang itu. Jangan pernah meremehkan energi dari imbas satu sama lain sebab hal hal yang demikian dapat memberi pengaruh anggaran pengeluaran Anda juga. Anda tak perlu berbelanja bersama orang lain, sebab Anda dapat termakan dikala entah itu teman Anda, rekan kerja, atau siapa saja yang berkeinginan membeli hal-hal yang mereka inginkan akan memberi pengaruh Anda juga untuk membelinya.  paling penting ialah daftar kebutuhan Anda dan anggaran dana Anda sendiri.

5. Tapi ini untuk hari ulang tahun/pernikahan saya

Ya, alasan hal yang demikian tanpa Anda sadari masuk ke dalam daftar yang dapat membikin Anda boros. Acara istimewa seperti pernikahan, ulang tahun kadang membikin Anda berdaya upaya bahwa tak apa-apa untuk mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak tanpa ada pengiritan. Memang acara seperti pernikahan ialah acara yang betul-betul spesial. Akan namun kadang keinginan untuk menerima kesempurnaan membikin Anda lupa akan hal-hal yang sebetulnya lebih diperlukan. Rencanakanlah pengeluaran Anda untuk menyambut acara-acara istimewa seperti itu, dan tetaplah pada rencana Anda hal yang demikian. Berpikirlah secara kreatif mengenai apa saja yang masih dapat dipakai kembali, atau mungkin dengan menyewa.

Tuesday, July 3, 2018

Kenali dan Pahami Tentang Operasional Asuransi Syariah


Ekonomi Syariah baru-baru ini semakin berkembang dan digandrungi masyarakat. Tidak cuma perbankan saja yang memiliki prinsip syariah, kini industri asuransi juga banyak yang memakai konsep syariah. Terlepas dari alasan keagamaan, asuransi syariah makin banyak dipilih oleh masyarakat sebab dari segi perlindungan serta profit untuk nasabah, metode asuransi syariah ini memiliki banyak profit.

Bagi nasabah maupun pihak perusahaan asuransi syariah, perlu sama-sama memahami bahwa dasar dari akad utama ketika seorang klien bergabung adalah akad bantu membantu serta saling membantu antara sesama manusia. Hal ini layak dengan firman Allah SWT dalam QS Al Maidah 2, yang berbunyi :  “…dan bantu menolonglah kamu dalam melakukan kebaikan dan takwa, dan janganlah bantu membantu dalam bertingkah dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu terhadap Allah, sebenarnya Allah amat berat siksanya”. Maka, seorang klien asuransi syariah merasa lebih terlindungi ketika bergabung dalam sebuah perusahaan asuransi syariah.


Di permulaan sudah dikemukakan bahwa dasar dari beroperasinya sebuah perusahaan asuransi syariah adalah bantu membantu, serta saling membantu sesama manusia. Dengan demikian maka diketahui bahwa sifat utama dalam asuransi syariah adalah hubungan saling menguntungkan antara klien dengan perusahaan asuransi syariah di mana klien menjadi peserta asuransi hal yang demikian. Di sinilah perbedaan mendasar yang mudah dikenali antara perusahaan asuransi syariah dengan asuransi konvensional. Berikut ini adalah 4 pilar dalam penyelenggaraan sebuah perusahaan asuransi syariah.

1. Fee atau Ujroh
Perusahaan asuransi syariah mengenal adanya fee atau ujroh. Sebab adalah imbal jasa terhadap pengelolaan resiko yang dikerjakan perusahaan. Dengan kata lain, pada ketika seseorang bergabung sebagai peserta asuransi maka uang yang disetorkan tidak segera dicatat sebagai komponen dari pemasukan perusahaan yang tercantum dalam laporan laba rugi. Dana premi yang dibayarkan konsisten menjadi milik peserta asuransi, ini disebut sebagai dana tabbaru, dana ini dapat diambil sewaktu-waktu ketika peserta mengajukan klaim.

2. Terdapat Bagi Hasil Investasi
Dalam asuransi syariah, dana yang disetorkan adalah konsisten adalah milik peserta. Fee atau ujroh perusahaan adalah hak perusahaan. Oleh sebab itu, dana setoran bersifat konsisten dan tidak terkurang yang seluruhnya menjadi milik perusahaan tercatat dalam laporan laba rugi. Oleh maka sekiranya tidak terjadi klaim pertanggungan, maka dana bersifat investasi yang pada suatu waktu dapat dikerjakan progres bagi hasil.

2. Bersifat Surplus
Untuk premi yang dibayarkan dalam asuransi syariah, besarannya 1 periode lebih besar ketimbang klaim. Dengan demikian maka ada kemungkinan peserta memperoleh dana yang lebih besar dari jumlah klaim yang diajukan. Sebagian bersifat surplus inilah maka dalam konsep asuransi syariah juga terdapat pemikiran investasi.

4. Modal Bersifat Mandiri
Sebuah perusahaan asuransi umumnya adalah perpanjangan tangan dari perbankan. Berbeda dengan perusahaan asuransi syariah. Modal permulaan terpisah dari akad perbankan, maka pengelolaan klaim amat berbeda dengan perusahaan asuransi konvensional. Empat pilar perusahaan asuransi syariah inilah yang menghasilkan konsepnya amat berbeda dengan konsep asuransi konvensional. Sebab hal utama seperti semisal, perusahaan asuransi konvensional memakai akad jual beli. Sehingga dana yang disetorkan menjadi komponen dari kepemilikan perusahaan. Sebagian bersifat jual beli ini pula, maka sekiranya tidak pernah mengajukan klaim hingga jatuh tempo, maka ada kemungkinan premi yang dibayarkan akan hangus atau hilang. Memilih asuransi apapun jenisnya kembali pada pemikiran seseorang,  apakah akan memilih asuransi syariah atau konvensional. Kalau yang paling penting dan semestinya disadari adalah kemanfaatan yang akan dibawa dengan meniru program asuransi hal yang demikian.  Anda berniat mengambil asuransi syariah beberapa poin penting di atas perlu Anda pahami dengan. Dengan mengenal prinsip kerja, mekanisme serta pilar-pilar utama dalam operasional sebuah perusahaan asuransi syariah ini semoga dapat menjadi usul untuk memilih asuransi terbaik bagi diri kita sendiri dan keluarga.

Hal-Hal Seputar Bedah Ortopedi Yang Perlu Anda Tahu

Bedah ortopedi adalah kumpulan jenis bedah yang bertujuan memecahkan penyakit yang terjadi pada metode gerak tubuh. Bedah ortopedi bisa ...