Tuesday, July 3, 2018

Kenali dan Pahami Tentang Operasional Asuransi Syariah


Ekonomi Syariah baru-baru ini semakin berkembang dan digandrungi masyarakat. Tidak cuma perbankan saja yang memiliki prinsip syariah, kini industri asuransi juga banyak yang memakai konsep syariah. Terlepas dari alasan keagamaan, asuransi syariah makin banyak dipilih oleh masyarakat sebab dari segi perlindungan serta profit untuk nasabah, metode asuransi syariah ini memiliki banyak profit.

Bagi nasabah maupun pihak perusahaan asuransi syariah, perlu sama-sama memahami bahwa dasar dari akad utama ketika seorang klien bergabung adalah akad bantu membantu serta saling membantu antara sesama manusia. Hal ini layak dengan firman Allah SWT dalam QS Al Maidah 2, yang berbunyi :  “…dan bantu menolonglah kamu dalam melakukan kebaikan dan takwa, dan janganlah bantu membantu dalam bertingkah dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu terhadap Allah, sebenarnya Allah amat berat siksanya”. Maka, seorang klien asuransi syariah merasa lebih terlindungi ketika bergabung dalam sebuah perusahaan asuransi syariah.


Di permulaan sudah dikemukakan bahwa dasar dari beroperasinya sebuah perusahaan asuransi syariah adalah bantu membantu, serta saling membantu sesama manusia. Dengan demikian maka diketahui bahwa sifat utama dalam asuransi syariah adalah hubungan saling menguntungkan antara klien dengan perusahaan asuransi syariah di mana klien menjadi peserta asuransi hal yang demikian. Di sinilah perbedaan mendasar yang mudah dikenali antara perusahaan asuransi syariah dengan asuransi konvensional. Berikut ini adalah 4 pilar dalam penyelenggaraan sebuah perusahaan asuransi syariah.

1. Fee atau Ujroh
Perusahaan asuransi syariah mengenal adanya fee atau ujroh. Sebab adalah imbal jasa terhadap pengelolaan resiko yang dikerjakan perusahaan. Dengan kata lain, pada ketika seseorang bergabung sebagai peserta asuransi maka uang yang disetorkan tidak segera dicatat sebagai komponen dari pemasukan perusahaan yang tercantum dalam laporan laba rugi. Dana premi yang dibayarkan konsisten menjadi milik peserta asuransi, ini disebut sebagai dana tabbaru, dana ini dapat diambil sewaktu-waktu ketika peserta mengajukan klaim.

2. Terdapat Bagi Hasil Investasi
Dalam asuransi syariah, dana yang disetorkan adalah konsisten adalah milik peserta. Fee atau ujroh perusahaan adalah hak perusahaan. Oleh sebab itu, dana setoran bersifat konsisten dan tidak terkurang yang seluruhnya menjadi milik perusahaan tercatat dalam laporan laba rugi. Oleh maka sekiranya tidak terjadi klaim pertanggungan, maka dana bersifat investasi yang pada suatu waktu dapat dikerjakan progres bagi hasil.

2. Bersifat Surplus
Untuk premi yang dibayarkan dalam asuransi syariah, besarannya 1 periode lebih besar ketimbang klaim. Dengan demikian maka ada kemungkinan peserta memperoleh dana yang lebih besar dari jumlah klaim yang diajukan. Sebagian bersifat surplus inilah maka dalam konsep asuransi syariah juga terdapat pemikiran investasi.

4. Modal Bersifat Mandiri
Sebuah perusahaan asuransi umumnya adalah perpanjangan tangan dari perbankan. Berbeda dengan perusahaan asuransi syariah. Modal permulaan terpisah dari akad perbankan, maka pengelolaan klaim amat berbeda dengan perusahaan asuransi konvensional. Empat pilar perusahaan asuransi syariah inilah yang menghasilkan konsepnya amat berbeda dengan konsep asuransi konvensional. Sebab hal utama seperti semisal, perusahaan asuransi konvensional memakai akad jual beli. Sehingga dana yang disetorkan menjadi komponen dari kepemilikan perusahaan. Sebagian bersifat jual beli ini pula, maka sekiranya tidak pernah mengajukan klaim hingga jatuh tempo, maka ada kemungkinan premi yang dibayarkan akan hangus atau hilang. Memilih asuransi apapun jenisnya kembali pada pemikiran seseorang,  apakah akan memilih asuransi syariah atau konvensional. Kalau yang paling penting dan semestinya disadari adalah kemanfaatan yang akan dibawa dengan meniru program asuransi hal yang demikian.  Anda berniat mengambil asuransi syariah beberapa poin penting di atas perlu Anda pahami dengan. Dengan mengenal prinsip kerja, mekanisme serta pilar-pilar utama dalam operasional sebuah perusahaan asuransi syariah ini semoga dapat menjadi usul untuk memilih asuransi terbaik bagi diri kita sendiri dan keluarga.

No comments:

Post a Comment

Hal-Hal Seputar Bedah Ortopedi Yang Perlu Anda Tahu

Bedah ortopedi adalah kumpulan jenis bedah yang bertujuan memecahkan penyakit yang terjadi pada metode gerak tubuh. Bedah ortopedi bisa ...