Ada suatu waktu dikala Anda sudah berniat untuk menjalankan
penghematan supaya keuangan Anda konsisten stabil hingga satu bulan ke depan,
namun banyak bisikan yang mengajak Anda untuk membelanjakan uang Anda pada
barang-barang yang belum tentu Anda butuhkan. Untuk itu kami sudah merangkum
sebagian metode untuk melawan bisikan-bisikan pemborosan hal yang demikian. Simak ulasannya berikut ini.
1. Tapi ini sedang diskon
Banyak sekali bentuk bisikan seperti ini, semisal
"harganya betul-betul murah", "hanya 100.000 rupiah", atau
"penawaran yang betul-betul menggiurkan". Warung-hal hal yang
demikian tanpa Anda sadari menjerumuskan Anda pada jurang pemborosan. Sedangkan-warung atau penjual sudah mempelajari selama
bertahun-tahun dan salah satu metode terbaik untuk menarik perhatian pembeli
ialah dengan mencoret harga yang tertera pada label harga dan menulis harga
baru yang lebih rendah daripada harga awalnya. Memang butuh 'hati baja' untuk
dapat tahan dari godaan seperti itu, namun Anda semestinya melatihnya sendiri
untuk mengesampingkan tawaran hal yang demikian entah seberapa besar diskon
yang diberikan. Warung yang dapat Anda pertimbangkan ialah: Apakah Anda
benar-benar membutuhkannya, dan apakah harga yang ditawarkan cocok dengan
anggaran Anda. Semua sudah harganya sudah dipotong, bukan berarti Anda sudah
menjalankan penghematan.
2. Tapi saya sudah berprofesi keras
Kita semua berprofesi keras (kecuali Anda ialah orang yang
lahir dari orang tua yang betul-betul kaya raya). Tapi orang berprofesi keras untuk
menerima uang. Akan namun hal hal yang demikian bukan berarti Anda semestinya
mengaplikasikan semua uang hasil kerja keras Anda untuk menikmati hidup.
"Sangat berprofesi keras" bukanlah alasan untuk dapat membeli
sesuatu. Pada kenyataannya, pendapatan Anda tak akan secara otomatis bertambah
dengan proporsional cocok dengan kerja keras yang Anda lakukan.
3. Tapi sejenak lagi saya dapat bonus
Bisikan semacam ini lebih licik dari pada poin nomor 2. Di
dalam alasan seperti ini terkandung janji bahwa Anda akan mempunyai uang lebih
dari entah itu komisi, bonus, kenaikan gaji, atau pun gaji pertama. Tapi masuk
akal bukan? Hampir semua orang pasti pernah mengalaminya atau akan
mengalaminya. Warung buruk dari membelanjakan uang yang belum ada ialah Anda
membelanjakan uang yang 'belum' Anda dapatkan. Pada kenyataannya, Anda hidup di
dunia yang penuh ketidakpastian dan semua hal dapat saja terjadi. Jadi, lebih
bagus jangan membeli apapun hingga uang hal yang demikian mendarat di rekening
Anda. dikala itu tiba, secara teknis
Anda sama saja tak mempunyai uang hal yang demikian.
4. Tapi orang lain juga berbelanja
Mungkin sebagian dari Anda mempunyai teman yang 'suka latah'
atau yang umumnya turut-ikutan atau mungkin sifat itu ada pada diri Anda
sendiri. Warung hal yang demikian berlaku juga dikala seseorang membeli sesuatu
dan teman atau Anda turut-turut membeli barang itu. Jangan pernah meremehkan
energi dari imbas satu sama lain sebab hal hal yang demikian dapat memberi
pengaruh anggaran pengeluaran Anda juga. Anda tak perlu berbelanja bersama
orang lain, sebab Anda dapat termakan dikala entah itu teman Anda, rekan kerja,
atau siapa saja yang berkeinginan membeli hal-hal yang mereka inginkan akan
memberi pengaruh Anda juga untuk membelinya.
paling penting ialah daftar kebutuhan Anda dan anggaran dana Anda
sendiri.
5. Tapi ini untuk hari ulang tahun/pernikahan saya
Ya, alasan hal yang demikian tanpa Anda sadari masuk ke
dalam daftar yang dapat membikin Anda boros. Acara istimewa seperti pernikahan,
ulang tahun kadang membikin Anda berdaya upaya bahwa tak apa-apa untuk
mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak tanpa ada pengiritan. Memang acara
seperti pernikahan ialah acara yang betul-betul spesial. Akan namun kadang
keinginan untuk menerima kesempurnaan membikin Anda lupa akan hal-hal yang
sebetulnya lebih diperlukan. Rencanakanlah pengeluaran Anda untuk menyambut
acara-acara istimewa seperti itu, dan tetaplah pada rencana Anda hal yang
demikian. Berpikirlah secara kreatif mengenai apa saja yang masih dapat dipakai
kembali, atau mungkin dengan menyewa.
No comments:
Post a Comment